Merayakan Tahun Baru Imlek: 5 Makanan Pembawa Keberuntungan

January 10, 2020

Setiap kebudayaan pastinya memiliki simbol serta kepercayaan tersendiri seputar ‘nasib baik’ dan ‘nasib buruk.’ Selama ribuan tahun, masyarakat di benua Eropa percaya bahwa kucing hitam dapat membawa kesialan dalam kehidupan seseorang. Di negara kita sendiri, banyak orang yang masih meyakini bahwa membuka payung di ruangan tertutup dapat membawa petaka bagi orang-orang di sekitar mereka. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Psychology and Behavioral Sciences, tidak mudah menghapus kepercayaan atau takhayul di tengah-tengah masyarakat, karena hal ini sudah tertanam dalam pola pikir manusia selama berabad-abad lamanya.
Meskipun beberapa dari Anda mungkin sudah tidak lagi mempercayai takhayul seputar nasib baik dan buruk, tetap tidak mudah untuk mengalihkan perhatian kita dari topik menarik ini. Terutama ketika kita menyadari bahwa hal-hal ini masih dipercayai sebagian besar masyarakat. Contohnya saja masyarakat Cina dan kepercayaan mereka yang kental terhadap benda pembawa keberuntungan. Mulai dari makanan yang kelihatannya biasa-biasa saja seperti Mie, hingga hewan menggemaskan seperti Ikan. Nah, karena sebentar lagi kita akan merayakan Tahun Baru Imlek, mari kita ulas secara singkat informasi seputar beberapa jenis masakan yang dipercaya dapat membawa keberuntungan, kekayaan, hingga kemakmuran!

1. Mie Panjang Umur

mie-panjang-umur
Instagram @pfchangs
Mie Panjang Umur atau dikenal juga sebagai ‘Long Life Noodle’ merupakan salah satu makanan wajib yang disajikan setiap Tahun Baru Imlek atau pesta ulang tahun di Cina. Tidak ada penjelasan yang ilmiah mengenai mitos dibalik Mie Panjang Umur, namun menurut sebuah legenda, sejarah makanan khas Negeri Tirai Bambu ini dapat ditelusuri kembali pada era Dinasti Han. Pada masa itu, masyarakat mempercayai bahwa jika seseorang memiliki bentuk wajah yang panjang, maka akan semakin panjang pula usianya. Karena dalam bahasa Cina ‘wajah yang panjang’ memiliki penyebutan serupa dengan ‘Mie,’ maka kisah tentang Mie Panjang Umur pun lahir. Setiap perayaan Tahun Baru Imlek, Mie Panjang Umur akan disajikan untuk menu makan malam dengan harapan bahwa keberuntungan akan menaungi kehidupan seluruh anggota keluarga. Hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum memasak Mie Panjang Umur, pastikan untuk tidak memotong mie dalam beberapa bagian ya – karena hal ini dipercaya dapat memperpendek usia Anda.

2. Ikan

ikan
Instagram @thehedgehogknows
Anda mungkin sering melihat hewan yang satu ini di setiap dekorasi-dekorasi bertemakan Imlek – mulai dari stiker, wallpaper rumah, hingga alat makan. Restoran masakan Cina pun biasanya sering menyajikan hewan ini sebagai salah satu menu utama mereka, karena kelezatan dan kemudahan cara memasaknya. Selama berabad-abad lamanya, Ikan menjadi hewan yang lekat dengan simbol kekayaan. Jadi, tidak mengherankan jika tetangga Anda menjadikan Ikan Arwana atau Koi sebagai hewan peliharaan. Tidak hanya dijadikan sebagai peliharaan pemanis rumah saja, olahan Ikan juga menjadi makanan yang wajib tersedia saat Tahun Baru Imlek loh. Biasanya, Ikan akan dimasak dengan cara dikukus dan dalam keadaan yang masih utuh (tidak dipotong-potong). Dibalik kelezatan sajian Ikan ini, ada fakta unik yang mungkin belum Anda ketahui! Dilansir dari travelchineseguide.com, ada beberapa aturan dalam makan Ikan yang sebaiknya tidak dilanggar saat Tahun Baru Imlek. Misalnya, setelah Anda menghabiskan daging Ikan di atu sisi, jangan membaliknya ke sisi lain karena ini akan membawa nasib buruk!

3. Spring Rolls

spring-rolls
Instagram @eatchofood
Sejarah mengenai Spring Rolls dan kaitannya sebagai lambang keberuntungan dapat ditelusuri pada masa Dinasti Tang. Pada masa itu, masyarakat biasanya akan membuat pancake tipis dengan isian sayur-sayuran dan buah-buahan untuk menyambut datangnya musim semi. Sedangkan pada masa Dinasti Qing, Spring Rolls biasanya disajikan sebagai salah satu hidangan utama dalam Pesta Kerajaan Manchu Han – hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran makanan kecil ini. Saat ini, Spring Rolls juga tidak hanya dikonsumsi sebagai penganan ringan, tapi juga makanan yang wajib tersaji saat Tahun Baru Imlek. Karena masyakarat percaya bahwa Spring Rolls dapat membawa kemakmuran bagi seluruh anggota keluarga, maka tak heran jika banyak varian dari Spring Rolls yang bermunculan. Contohnya, Spring Rolls dari wilayah Chengdu yang menggunakan isian sayur-sayuran dingin atau cacahan daging. Sedangkan di Xianmen, Spring Rolls yang digemari masyarakat biasanya yang dimasak dengan cara digoreng kering.

4. Kue Beras atau Nian Gao

kue-beras-atau-nian-gao
Instagram @saaki.cookery
Setelah menikmati beragam hidangan bercita rasa gurih, saatnya untuk mengakhiri sesi makan malam dengan camilan yang ringan dan manis. Saat Tahun Baru Imlek, biasanya orang-orang akan memilih jajanan yang satu ini sebagai teman menutup hari. Dikenal dengan sebutan Nian Gao di Cina dan Kue Bulan di Indonesia, tidak ada dokumentasi lengkap mengenai sejarah kemunculan kue legit yang satu ini. Namun menurut legenda, masyarakat pada zaman dahulu membuat Nian Gao sebagai persembahan untuk Kitchen God. Jika Kitchen God memakan kue ini, diharapkan langit-langit mulutnya akan menempel dengan satu sama lain, sehingga ia tidak dapat mengatakan hal buruk mengenai umat manusia. Selain rasanya yang nikmat, Nian Gao juga dipercaya sebagai lambang kekayaan dan kemakmuran oleh masyarakat Cina – karena secara harfiah, namanya dapat diartikan sebagai ‘semakin tinggi dari tahun ke tahun.’ Diolah dengan kombinasi tepung beras, gula, chestnut, kurma, dan bunga teratai, Nian Gao biasa dimasak dengan cara dikukus, digoreng, bahkan dijadikan campuran sup.

5. Ayam

ayam
Instagram @cowcow_irene
Makanan berbahan dasar ayam memang tidak pernah membosankan, ya! Selain mudah diperoleh, ayam juga dapat dimasak dengan berbagai cara. Saat perayaan Tahun Baru Imlek, ayam juga menjadi sajian yang tidak boleh absen dari meja makan. Selain karena kandungan protein dan vitaminnya yang tinggi, ayam juga dipercaya sebagai simbol dari kebersamaan dan kelahiran. Dilansir dari supchina.com, masyarakat di Negeri Tirai Bambu biasanya memasak ayam dalam keadaan utuh (tidak dipotong-potong) dan kaki-kaki ayamnya akan diberikan kepada sang pencari nafkah di dalam rumah tangga – agar pekerjaannya selalu mendapatkan kelancaran. Selain itu, olahan ayam ini juga akan dipersembahkan pada arwah leluhur agar keluarga dapat mendapat berkah dan perlindungan sepanjang tahun.

Nah, berbicara tentang hidangan berbahan dasar ayam, Singgasana Hotel Makassar memiliki menu spesial di bulan Januari! Anda dapat menikmati kelezatan hidangan Nasi Ayam Hainan ala Singgasana, hanya dengan Rp 55.000 nett/porsi.

Tidak hanya itu, kami juga memiliki promo menginap khusus bagi Anda yang berencana menghabiskan Tahun Baru Imlek bersama keluarga! Mulai dari Rp 450.000 nett/kamar/malam, Anda akan mendapatkan berbagai exclusive benefits kami seperti sarapan untuk 2 orang, gratis Angapao dari pohon Angapo Singgasana, dan gratis souvenir cantik!

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, kunjungi halaman ‘Penawaran’ kami dan jangan lewatkan promonya!